Tanggalrejo.Bersama-sama belajar secara informal dengan anggota Poktan (Kelompoktani) Sonokerep – Desa Tanggalrejo bertema Kesuburan Lahan adalah hal yang menarik. Kali ini kita menggunakan PUTS (Perangkat Uji Tanah Sawah). Merupakan perangkat sederhana yang dapat digunakan untuk mendeteksi kandungan unsur hara dalam tanah di lapang secara mudah, murah, cepat dan hasil cukup akurat.
Dalam perangkat PUTS berisi: (1) perangkat pereaksi N, (2) perangkat pereaksi P, (3) perangkat pereaksi K, (4) perangkat pereaksi pH, (5) perangkat gelas ukur dan (6) bagan warna status unsur hara beserta buku petunjuk penggunaan PUTS.

Perangkat PUTS
Kesuburan tanah berhubungan dengan penerapan pemupukan. Kandungan unsur hara dalam tanah berpengaruh pada produktivitas hasil. Oleh karena itu diperlukan uji kandungan unsur hara dalam tanah agar dapat diketahui rekomendasi pemupukan yang tepat. Tidak serta merta memberikan pupuk pada tanah secara berlebihan, terutama pupuk anorganik. Penerapan dosis pemupukan didasarkan pada konsep pemupukan berimbang, dimana pupuk yang ditambahnkan sesuai dengan kebutuhan unsur hara tanaman.
Langkah-langkah yang dilakukan dengan PUTS adalah sebagai berikut:
- Pengambilan sampel tanah dalam satu hamparan poktan (dapat dilakukan secara zig zag atau diagonal atau acak)
- Sampel tanah yang didapatkan dari beberapa titik tersebut dihomogenkan
- Uji N dengan menggunakan pereaksi N
- Uji P dengan menggunakan pereaksi P
- Uji K dengan menggunakan pereaksi K
- Uji pH tanah dengan pereaksi pH
- Hasil warna yang didapat tersebut kemudian disamakan dengan bagan warna masing-masing unsur hara
- Pada akhirnya dapat diketahui rekomendasi pemupukan yang sesuai untuk hamparan tersebut

Hasil yang diperoleh dari Poktan Sonokerep adalah sebagai berikut: kandungan N tinggi, kandungan P tinggi, kandungan K tinggi dan pH tanah agak asam.
Dengan demikian rekomendasi pemupukan berdasarkan hasil tersebut adalah: Urea 200kg/ ha, SP-36 50 kg/ha, KCl 50 kg/ha, NPK 250 kg/ ha. Sedangan untuk menetralkan pH tanah diperlukan kapur pertanian (misal. Dolomit) dan pembenahan saluran drainase sehingga air tidak tergenang. (Ika)