Gulma/ rumput yang tumbuh diantara hamparan tanaman padi tidak bisa dihindari. Bila tidak dikendalikan, keberadaannya dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi. Persaingan dalam penyerapan pupuk menyebabkan padi tidak bisa tumbuh dengan optimal. Oleh karena itu perlu dilakukan pengendalian gulma untuk menjaga pertumbuhan tanaman tetap baik. Dengan penerapan jarak tanam maka dapat mempermudah pengendalian gulma.
Pengendalian gulma dapat dilakukan secara kimia (degan menggunakan herbisida) dan teknis. Pengendalian secara teknis dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu dadak (mencabuti rumput secara manual) dan dengan menggunakan landak/ osrok.
Dari tiga cara tersebut, pengendalian gulma dengan menggunakan landak/ osrok merupakan cara yang efektif karena memeiliki beberapa fungsi selain untuk mematikan rumput di sekitar pertanaman, yaitu dapat menggemburkan tanah, memperbaiki aerasi tanah sehingga akar tanaman dapat bertumbuh baik.

Dijumpai dibeberapa tempat di wilayah Kecamatan Mojoagung, anggota poktan mengendalikan gulma menggunakan landak. Hal tersebut patut dipertahankan dan dikembangkan. Merupakan salah satu upaya dalam mengurangi penggunaan herbisida yang dapat meninggalkan residu pada tanaman. Beralih pada pengendalian teknis yang efisien dan efektif baik dari sisi tenaga dan biaya untuk mendapatkan hasil yang optimal dengan tetap menjaga keseimbangan ekosistem dalam pertanaman (Ika Kurnia – PPL Kec Mojoagung)